Tarif Naik Gila-gilaan

Tarif Naik Gila-gilaan
Beratkan Penumpang: Para sopir dan pemilik angkot maupun taksi gelap di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menaikan tarif hingga mencapai 50 persen dari tarif sebelumnya. Padahal Dinas Perhubungan (Dishub) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ogan Ilir belum menetapkan tarif resmi

Capai 50 Persen

INDERALAYA — Menyusul naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), para sopir dan pemilik angkutan kota (angkot) maupun taksi gelap di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menaikan tarif secara sepihak. Tak tanggung-tanggung keaikan mencapai 50 persen. Padahal hingga kemarin (24/6) Dinas Perhubungan (Dishub) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ogan Ilir belum menetapkan tarif resmi.

Pantauan koran ini, sejumlah angkot warna kuning Inderalaya menaikkan ongkos penumpang dengan memasangkan pengumuman tertulis yang ditempel pada kaca belakang bagian dalam.

Tujuannya agar para penumpang mengetahui adanya kenaikkan ongkos tersebut. Seperti tujuan dari Unsri menuju ke kantor Pemkab Ogan Ilir, khusus mahasiswa sebelumnya dikenakan ongkos Rp 2 ribu, kini ditarik sebesar Rp 3 ribu per penumpang.

Begitu pula untuk penumpang umum, biasanya dikenakan Rp 3 ribu, naik menjadi sebesar Rp 4 ribu per penumpang. Sedangkan khusus taksi gelap, penumpang umum sebelumnya hanya dikenakan ongkos Rp 15 ribu, kini naik menjadi Rp 20 ribu per penumpang dengan tujuan Tanjung Batu ke Palembang.

Sementara dari Tanjung Batu menuju ke Inderalaya dikenakan Rp 10 ribu dari ongkos sebelumnya sebesar Rp 5 ribu. “BBM kan lah naik, harus menunggu keputusan dari pemerintah tentang penyesuaian tarif ongkos, kami pasti keburu rugi-lah. Ya tarpaksa kami naikan sekarang,” kata Maman, sopri angkot.

Dikatakan, semestinya pemerintah harus siap-siap menyiapkan opsi tarif yang akan diberlakukan bila BBM naik. “Ini BBM sudah naik, baru pemerintah mau rapat untuk menentukan besar ketentuan tarif,” lanjut Maman kecewa cara kerja pemerintah lamban sekali.

Kepala Dina Perhubungan Ogan Ilir Mustarsyah menegaskan pihaknya baru akan membahas besaran tarif angkutan sebagai imbas kenaikan BBM besok (hari ini, red) bersama dengan Organda Ogan Ilir.

“Namun untuk besaran kenaikan tergantung hasil rapat bersama. Kenaikan ongkos yang dilakukan sopir angkot itu sepihak dan tidak mendasar,” trangnya.

Dia berharap kepada para sopir angkot di Inderalaya untuk dapat menunggu hasl keputusan bersama dengan Organda terkait kenaikan tarif penumpang ini sehingga tidak membebani masyarakat selaku penumpang. (sid/vin/ce3)

Sumatera Ekspres, Selasa, 25 Juni 2013

About Iwan Lemabang

Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Posted on June 25, 2013, in Sumsel and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: