Ibu dan Anak Jual Sabu

Juga Sediakan Tempat Nyabu

Ibu dan Anak Jual Sabu
Narkoba: (Foto kiri) Kapolres OKU AKBP Mulyadi, perlihatkan BB sabu dari tersangka Ernani Tati dan Andy Pitujaya. (Foto kanan atas) Tiga tersangka narkoba yang diamankan di Polres OKI: Sodli, Nuar, dan Bahusin Bahtiar. (Foto kanan bawah) Dua peserta pesta ganja, Veri Perdana dan Setiabudi, menjalani pemeriksaan di Polres OI.

________________________________________

BATURAJA — Kekompakan ibu dan anak ini, Ernani Tati (53), dan Andy Pitujaya (31), tak patut ditiru. Menjual sabu-sabu (SS) sekaligus menyiapkan rumahnya dijadikan tempat mengonsumsi SS bagi pelanggannya. Utuk mengantisipasi aksi anarkis warga, aparat Polres OKU sampai mengerahkan 60 personel saat menggerebek rumah tersangka di Dusun Baturaja, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur, OKU.

“Ini sebagai antisipasi saja, karena daerahnya padat penduduk. Sebelum penangkapan, kami telah berdiskusi dulu dengan tetua dan tokoh di sana (Dusun Baturaja, red). Sambutan mereka sangat positif. Memang sempat ada yang melempar batu saat penangkapan, mungkin itu kawan mereka (tersangka, red). Namun, mayoritas masyarakat di sana mendukung tindakan kami,” kata Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIk MH, didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Raphael BJ Lingga.

Dari penangkapan Senin (14/4) sekitar pukul 21.00 WIB, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) 12 paket SS segarga Rp 3 juta dari tersangka Andy. Kemudian bong alat isap SS, 5 korek api gas, uang Rp 2 juta, plastik klip bening, satu kantong pipet. Termasuk 5 unti handphone (Hp) dan 2 unit sepeda motor gadaian dari pembeli SS. Sedangkan dari ibunya, disita 14 paket SS seharga Rp 4 juta dan 20 plastik klip bening bekas paketan SS.

“Kedua tersangka ibu dan anak ini mendapat narkoba jenis sabu dari OKU Timur dan Palembang. Setiap transaksi satu kantong seharga Rp 15 juta, rata-rata dua kali transaksi dalam sebulan. Keuntungan setiap bulannya mencapai Rp 10 juta, sabu diedarkan keluar dan jual untuk mengonsumsi di rumahnya,” jelas Mulyadi.

Selain menyita SS warna putih, sambung Mulyadi, mereka juga mendapati 10 paket SS warna kuning dengan total senilai Rp 1.150.000. “Selama ini, kami belum pernah menangkap barang bukti sabu warna kuning, katanya harganya lebih mahal dibandingkan warna putih. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 dan 112 UU No 35/2009 tentang Narkoba. Tersangka sudah satu tahun menjadi target operasi (TO) kami,” ujarnya.

Tersangka Andy berdalih, terpaksa menjual narkoba untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Uangnya habis untuk makai sabu itulah. Apalagi saya pengangguran. Jadi, habis bae (keuntungannya, red) untk makan. Ado duo jenis sabu yang kujual, yang kuning itu untuk enakkan tidur. Kalo yang putih biaso (biar tidak ngantuk, red),” tukasnya.

Sementara tersangka Ernani mangaku berbisnis narkoba hanya ikut-ikutan anaknya, karena keuntungannya memang menggiurkan. “Kadang-kadang aku pake dewek jugo barang itu (sabu, red). Kadang dijual, tapi idak tiap hari ado wong beli. Hasilnyo (keuntungannya, redhabis untuk makan bae,” kelit ibu dua cucu itu.

Di Kabupaten OKI, aparat Satuan Reserse Narkoba Polres OKI, Senin (14/4) sekitar pukul 15.30 WIB menggerebek ajang pesta SS di lingkungan RT 01, Desa Air Pendara, Kecamatan Pangkalan Lampam. Satu orang berhasil ditangkap, Sodli (39). Sementara empat lainnya berhasil kabur, yakni Dores, Top alias Betok, Sultan, dan Tardeli.

“Penggerebekan kami lakukan di rumah Dores (DPO) yang juga bandar sabu. Di rumahnya informasinya sering dijadikan lokasi pesta sabu. Saat kami gerebek memang hanya seorang yang tersangka yang berhasil kami tangkap, yang lainnya kabur. Kami temukan barang bukti satu paket sabu ukuran sedang, seperangkat alat isap dan korek api gas,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres OKI AKP H Dwi Handoko SH didampingi Kasubag Humas AKP A Halim, kemarin.

Pengakuan tersangka Sodli, SS yang akan mereka isap dibeli dari Dores, seharga Rp 600 ribu. “Waktu diajak nyabu, aku ado duit Rp 50 ribu. Tapi Betok samo Dores tetap ngajak. Waktu lagi ngisap polisi datang, kami kabur galo, tapi akhirnyo aku tetangkep,” ucapnya.

Sore harinya sekitar pukul 18.00 WIB, tim yang sama juga berhasil menangkap dua pengedar narkoba lainnya, M Nuar (30) dan Bahusin Bahtiar (37), keduanya warga Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, dengan barang bukti (BB) 1 kantong SS seberat 6,1 gram seharga Rp 9 juta. “Untuk tersangka ini kami tangkap di Desa Muara Baru, Kayuagung usai mengambil barang haram itu dari Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji,” pungkasnya.

Menurut tersangka Nuar, dia sudah tiga kali membeli SS dengan Ratu (DPO), warga Pematang Panggang. “Tapi sabu yabng ini ngutan, hargonyo Rp 9 juta. Rencanonyo nak kami jadike paket-paket kecil untuk dijual lagi, tai kami keburu ditangkap,” jelasnya, yang saat ditangkap sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernopol BG 6384 WT.

Tak ketinggalan di Kabupaten Ogan Ilir (OI), jajaran Satuan Reserse Narkoba Pores OI menggerebek sebuah rumah di Desa Pulai Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, yang dijadikan tempat pesta ganja. Dalam penggerebekan Senin (14/4) sekitar pukul 21.00 WIB, polisi berhasil menangkap dua dari empat peserta pesta ganja tersebut.

Kedua tersangka yang berhasil ditangkap, Veri Perdana (25) warga Palemraya, Kecamatan Inderalaya Utara, dan Setiabudi (30) warga Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara. Untuk dua yang kabur, diketahui bernama Yudi dan Emban. “Awalnya kami hanya amankan satu lnting ganja, malamnya kembangkan dengan menggeledah rumah Setiabudi, didapati lagi satu ons ganja seharga Rp 350 ribu,” terang Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat, melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Ihsan. (gsm/hak/sid/air/ce2)

Sumatera Ekspres, Rabu, 16 April 2014

About Iwan Lemabang

Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Posted on April 16, 2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: